Bondowoso, Abunawasnews.com – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu terobosan tersebut diwujudkan melalui peluncuran aplikasi pengaduan masyarakat Kami Melayani Anda Mengawasi (KANDA) yang digelar pada Senin malam (15/9/2025) di Paseban Alun-Alun Raden Bagus Asra (RBA) Bondowoso.

Peluncuran aplikasi KANDA dihadiri sekitar 75 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan, menandai keseriusan pemerintah daerah dalam membuka ruang partisipasi publik secara lebih luas dan transparan.

Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid, M.Ag. hadir langsung didampingi Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i, S.E. Turut hadir jajaran Forkopimda, di antaranya Dandim 0822 Bondowoso yang diwakili Pj. Pasilog Lettu Ctp Agung Arifianto, Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., Kajari Bondowoso Dzakiyul Fikri, S.H., M.H., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso Dr. Fathur Rozi, M.Fil.I.

Rangkaian acara diawali dengan penampilan seni tari Kembang Ratim yang dibawakan siswi SMA Negeri 2 Bondowoso, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video pengenalan aplikasi KANDA melalui layar videotron yang menampilkan fitur dan mekanisme pelaporan masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bondowoso, Ghozal Rawan, A.P., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa aplikasi KANDA dirancang sebagai sarana pengaduan terpadu untuk mempercepat respons pemerintah terhadap keluhan masyarakat, sekaligus meningkatkan transparansi, efektivitas, dan akuntabilitas pelayanan publik.

Dampak Langsung bagi Masyarakat

Sejak diluncurkan, aplikasi KANDA dinilai telah memberikan dampak langsung bagi masyarakat Bondowoso. Melalui platform ini, warga kini dapat berinteraksi secara langsung dengan Pemerintah Daerah, termasuk menyampaikan aspirasi yang secara struktural sampai kepada Bupati Bondowoso dan jajaran terkait.

Masyarakat tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi diberi ruang sebagai subjek pengawasan dan mitra pemerintah. Berbagai saran, kritik, maupun laporan dapat disampaikan secara terbuka dan terdokumentasi, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan daerah dari berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, kondisi jalan, fasilitas umum, pelayanan publik, hingga persoalan sosial kemasyarakatan lainnya.

Kehadiran KANDA juga dinilai mampu memangkas jarak birokrasi yang selama ini kerap menjadi kendala dalam penyampaian aspirasi masyarakat. Dengan sistem pelaporan digital, aduan masyarakat dapat dipantau secara langsung progres tindak lanjutnya oleh OPD terkait.

Dalam sambutan peluncurannya, Bupati KH Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa aplikasi KANDA bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.

“Melalui KANDA, masyarakat dapat menyampaikan saran, kritik, maupun masukan terkait pembangunan Bondowoso dari berbagai bidang. Pemerintah harus hadir, mendengar, dan merespons secara nyata,” tegas Bupati.

Namun demikian, Bupati juga mengingatkan seluruh OPD agar menindaklanjuti setiap laporan secara serius dan bertanggung jawab, serta menjadikan setiap kritik sebagai bahan evaluasi kinerja.

“Jangan sampai KANDA hanya menjadi simbol. Kepercayaan publik dibangun dari respons cepat dan tindakan nyata,” tambahnya.

Acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Bupati Bondowoso kepada Kajari Bondowoso, dilanjutkan dengan sesi foto bersama jajaran Forkopimda.

Abunawasnews.com menilai, keberhasilan aplikasi KANDA ke depan sangat ditentukan oleh konsistensi tindak lanjut, keterbukaan pemerintah, serta partisipasi aktif masyarakat, sehingga platform ini benar-benar menjadi sarana kontrol sosial dan percepatan pembangunan Bondowoso yang inklusif dan berkelanjutan.