Friday, December 14, 2018
Home > Headline > PDI Perjuangan Bilang, Agus Yudhoyono Ajak Megawati Berdialog
HeadlinePolitik

PDI Perjuangan Bilang, Agus Yudhoyono Ajak Megawati Berdialog

JAKARTA – Sekjen PDI Peruangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyebut Agus Harimurti Yudhyonono (AHY) mengajak Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk berdialog. Ajakan tersebut disampaikan AHY saat bertemu Megawati dalam pengundian nomor urut parpol peserta pemilu di KPU.  AHY yang menjadi Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat untuk Pemilukada 2018 dan Pilpres 2019 hadir di KPU mewakili Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono sekaligus ayahnya sendiri.

“Kemarin, ketika mengambil nomor undian, Pak AHY juga menyampaikan kepada Ibu Megawati Soekarnoputri untuk melakukan dialog. Itu hal yang positif. Politik harus bisa dilakukan dengan dialog, siapa pun,” kata Hasto di Prime Plaza Hotel, Denpasar, Bali, Jumat (23/2/2018).

Menurut Hasto, PDIP menyambut ajakan dialog tersebut karena partainya selalu mengedepankan dialog.

“Sikap PDI Perjuangan, termasuk kepada yang memberikan kritik paling keras pada PDI Perjuangan, kami siap berdialog,” imbuhnya.

Menurut Hasto rencana pertemuan dengan Partai Demokrat dilakukan setelah PDIP menggelar Rapat Kerja Nasional III di Bali pada 23-25 Februari 2018. Namun Hasto tak merinci pertemuan resmi itu bakal membahas apa saja.

“Nanti setelah Rakernas ini kita akan lakukan dialog tersebut,” ujarnya.

Hasto juga tak mempermasalahkan Presiden Jokowi diundang saat pelaksanaan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat yang akan diadakan bulan Maret. Menurutnya, Jokowi adalah presiden milik seluruh rakyat Indonesia.

“Itu hal yang bagus. Presiden harus merangkul semua golongan. Presiden menjadi pemimpin bagi seluruh bangsa Indonesia,” ucapnya.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Sjariefuddin Hasan Presiden Jokowi memang diundang pada acara Rpimnas Partai Demokrat yang akan diadakan bulan depan.

“Rencananya kita mau undang memang. Kita baru mau undang. Mudah-mudahan (Jokowi) ada waktu,” ujar Syarief. Menurutnya, Rapimnas akan membahas isu pemenangan pemilu.

Meski sering kali berseberangan di tingkat elite namun pada pilkada serentak tahun ini PDIP dan Partai Demokrat sepakat berkoalisi di dua provinsi, yaitu Jawa Tengah dan Kalimantan Barat. (*)

 

Editor: Fairuz Husaini

 

Tinggalkan Komentar