Friday, December 14, 2018
Home > Politik > Mustafa Berstatus Tersangka Suap, PKS Tetap Setia Kampanyekan Sebagai Calon Gubernur Lampung
Politik

Mustafa Berstatus Tersangka Suap, PKS Tetap Setia Kampanyekan Sebagai Calon Gubernur Lampung

JAKARTA – Sekalipun Mustafa, selaku Bupati Lampung Tengah menjadi tersangka suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan setia mengusung dan mengampanyekan dia sebagai calon gubernur Lampung pada pemilihan tahun ini.

Keteguhan PKS ini disampaikan oleh Ketua bidang Hubungan Masyarakat PKS, Ledia Hanifa Amaliah sepert dikutip Detik.com, Sabtu (17/2/2018).

Mustafa dan pasangannya Ahmad Jajuli, diusung oleh Partai Nasdem, PKS, dan Hanura menjadi galon gubernur dan wakil gubernur Lampun tahun ini.

“Tetap. Kampanye itu kan satu paket, bukan individual,” kata Ledia.

Maksud Ledia, yang dikampanyekan bukanlah Mustafa seorang sebagai calon gubernur, melainkan Mustafa dan Ahmad Jajuli.

“Meski pas dilantik bisa jadi bukan yang bersangkutan yang dilantik. Maka bila situasinya seperti itu, wakil gubernurnya akan dilantik menjadi gubernur dan calon wakil gubernur selanjutnya dibicarakan antarpartai pengusung dan pendukung,” tutur Ledia.

Dalam situasi seperti ini, calon yang diusung menjadi tersangka, partai-partai tak bisa menarik dukungan dan membatalkan pengusungan. Soalnya ini sudah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum.

“Cabut dukungan nggak bisa, kecuali bila prosesnya sudah sampai inkrah,” kata Ledia.

Soal Mustafa yang menjadi tersangka, PKS menilai itu adalah tanggung jawab masing-masing dan proses hukum harus dijalankan oleh Mustafa. PKS mengaku sudah memindai dan menyeleksi calon yang bakal diusung. Namun kini Mustafa sebagai hasil penyaringan yang dilakukan PKS ternyata menjadi tersangka kasus suap.

“Pastilah semua sudah di-screening. Tapi kan ada proses yang kita belum tentu tahu soal orang tersebut,” tutur Ledia. (*)

 

 

Tinggalkan Komentar