Friday, December 14, 2018
Home > Hukum > Kementerian Pemuda dan Olahraga Prihatin dengan Dugaan Korupsi di KONI Lampung
Hukum

Kementerian Pemuda dan Olahraga Prihatin dengan Dugaan Korupsi di KONI Lampung

BANDAR LAMPUNG – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) prihatin dengan dengan munculnya dugaan korupsi KONI Lampung bernilai Rp55 miliar, yang disentuh kejaksaan. Demikian Deputi IV Bidang Pembinaan dan Prestasi Kemenpora, Mulyana, Jumat (2/3/2018).

“Saya tidak mengetahui secara jelas tapi kalau anggaran untuk atlet disalahgunakan, atlet yang menjadi korban.”

Mulayana enggan memberi komentar lebih luas tentang dugaan korupsi ini, namun dia hanya meminta penegak hukum untuk menanganinya secara tuntas.

Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya memberi perhatian serius terhadap atletnya dengan tida menyalahgunakan anggaran pembinaan.

“Biasanya dari KONI-nya langsung memantau atletnya tidak melalui cabang olahraga karena itu akan lebih fokus,” tuturnya.

Kejaksaan Tinggi Lampung telah menyelidiki beberapa pengurus KONI yang diketuai oleh M.Ridho Ficardo. Pemanggilan beberapa pengurus KONI dan pengurus cabang olahraga berkait anggaran Rp55 miliar yang digunakan dalam PON XIX di Jawa Barat.

Namun, sampai sekarang perkara tersebut masih belum diketahui perkembangannya. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Lampung, Irfan Nata Kusuma ketika dimintai konfirmasi mengaku sedang di luar Lampung.

“Maaf saya sedang di Tanah Suci,” tutur dia membalas pesan singkatnya. (siaran pers)

 

Editor: Krista Riyanto

 

Tinggalkan Komentar