Friday, December 14, 2018
Home > Bisnis > Go-Jek Mampu Ikuti Jejak Indomie “Menjajah” Dunia
BisnisHeadline

Go-Jek Mampu Ikuti Jejak Indomie “Menjajah” Dunia

PRESTASI bisnis yang diraih perusahaan mi instan, Indomie, patut ditiru oleh perusahaan asli Indonesia, salah satunya Go-Jek.

Indomie adalah produk asli Indonesia yang sekarang sudah hampir tersebar di seantero  dunia. Di Afrika, khususnya di Nigeria yang berpenduduk 180 juta orang ini, Indomie menjadi produk mi paling laris di antara 16 produk yang bersaing. Indomie bahkan sudah menjadi barang dagangan paling laris di setiap kedai di Nigeria.

Iklan Indomie juga bertebaran di setiap sudut negeri di Afrika. Bahkan warga Afrika sedari anak-anak sudah merasakan lezatnya Indomie mengingat makanan itu seperti wajib ada bagi setiap rumah tangga di sana. Sama dengan di Indonesia.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berkata, “”Bahkan Indomie mereka klaim sebagi brand Nigeria. Mulai dari masyarakat kelas bawah sampai atas, Indomie jadi makanan sehari-hari.”

The Guardian Nigeria, di Afrika menyebut, Indomie diproduksi oleh Dufil Prima Foods Plc. Pada awal tahun ini, Indomie dinobatkan sebagai produk mi instan yang paling banyak dipilih di Afrika, berdasarkan pemeringkatan yang dibuat oleh Kantar Worldpanel bertajuk Brand Footprint tahun 2016. Indomie berada pada peringkat teratas dalam kategori Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) di Afrika.

Sukses bisnis Indomie ini bisa diikuti oleh Go-Jek yang merupakan karya anak bangsa. Go-jek yang baru saja mendapat suntikan Rp2 triliun dari Astra juga punya potensi besar untuk merambah ke dunia.

Sudah banyak perusahaan besar yang menyuntikkan dana ke Go-Jek selain Astra. Sebut saja Google da Tencent. Valuasi Go-jek pun sekaran mencapai Rp50-an triliun.

Dengan valuasi sebesar itu, brand Go-Jek tidak sulit untuk merambah dan diterima di negara lain, terutama Afrika atau negara berpenduduk banyak dengan karakteristik seperti di Indonesia yang punya mobilitas tinggi.

Tidak sulit kiranya bagi Go-Jek untuk bisa diterima di negara berpenduduk besar seperti Afrika maupun di Asia lainnya. Dengan berkembangnya Go-Jek mengikuti jejak Indomie, maka semakin banyak produk Indonesia “menjajah” negara lain. (*)

 

Oleh Krista Riyanto

 

Tinggalkan Komentar