Friday, December 14, 2018
Home > Headline > Akar Rumput Gerindra Deklarasi, Kenapa Prabowo Tak Kunjung Menyambutnya?
HeadlinePolitik

Akar Rumput Gerindra Deklarasi, Kenapa Prabowo Tak Kunjung Menyambutnya?

DEKLARASI dukungan dari Partai Gerindra DKI Jakarta sudah digelorakan, namun Prabowo Subianto, sang ketua umum tak kunjung menjawab bersedia menjadi bakal calon presiden. Prabowo seperti belum percaya diri untuk menyambut hasrat akar rumputnya itu.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani pun mengakuinya.  “Di tengah masalah Indonesia yang makin berat, beliau masih berpikir apakah nanti sanggup membangun Indonesia yang berjaya,” kata Muzani di Lapangan Arcici, Jakarta, Minggu (11/3/2018).

Prabowo masih banyak menimbang ambisinya untuk tarung ulang melawan Joko Widodo pada pemilihan presiden 2019. Padahal, arus bawah Gerindra sudah amat ingin Prabowo maju sebagai bakal calon presiden.

Alasan mereka, rakyat dianggap hidup susah, sehingga membutuhkan figur Prabowo untuk menyelesaikan permasalahan itu. Arus bawah Gerindra meyakinkan Prabowo bahwa dia tidak berjuang sendiri.

Menjadi presiden tentu tidak mudah, apalagi jika ada ekspetasi tingggi dari rakyatnya. Begitu juga dengan keinginan arus bawah Gerindra terhadap Prabowo. Prabowo secara naluriah masih berpikir untuk maju sebagai bakal calon presiden.

Dia berpikir apakah sanggup mengalahkan Joko Widodo mengingat petahana punya segalanya. Dan, jika sampai kalah lagi maka dia akan tercatat dalam sejarah sebagai calon presiden yang kalah dua kali melawan orang yang pernah dia “orbitkan”.

Jika toh Prabow menang, sanggupkah dia menjadi presiden yang mampu mengubah Indonesia menjadi makmur sejahtera, hidup serba mudah, pokoknya yang serba gemah ripah loh jinawi –tenteram makmur subur tanahnya?

Jika sampai Prabowo tak sanggup mewujudkannya, dia akan dicatat dalam sejarah juga. Tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara tidak semudah yang dipikirkan sebagian orang. Banyak elemen yang saling berkait.

Semua negara maju membuktikan bahwa salah satu syarat paling mendasar dalam membawa perjalanan bangsa ujtuk maju adalah pemimpin yang bekerja keras, tidak punya kepentingan memperkaya diri, dan adil kepada semua golongan yang mengakui konstitusi negaranya.

Inilah yang mungkin membuat Prabowo masih gamang menyatakan untuk maju sebagai bakal calon presiden meskipun akar rumput partainya menghendakinya. (*)

 

Oleh: Krista Riyanto

 

Tinggalkan Komentar