Friday, December 14, 2018
Home > Politik > 65 Persen Hutan Rusak, Walhi Lampung Minta Calon Gubernur Fokus Isu Lingkungan
Politik

65 Persen Hutan Rusak, Walhi Lampung Minta Calon Gubernur Fokus Isu Lingkungan

BANDAR LAMPUNG – Kerusakan hutan di Lampung yang mencapai 65 persen karena mudahnya pemerintah daerah memberi izin kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan yang mereka ciptakan serta kurangnya pengawasan dari pemerintah daerah itu sendiri.

Untuk itu, calon gubernur Lampung yang akan bertarung dalam Pilkada 2018 seharusnya memperhatikan isu lingkungan  hidup sebagai fokus kampanye mereka selain isu-isu lain seperti infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Lampung Hendrawan saat dihubungi Senin, 19 Februari 2018.

“Kerusakan hutan sudah mencapai 65 persen dan 22 air sungai sudah tercemar di Kota Bandar Lampung. Akibat dari kerusakan hutan maka terjadi krisis air dan bencana alam. Itu yang seharusnya menjadi fokus para calon gubernur,” katanya.

Ada empat pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Lampung yang telah ditetapkan KPU untuk mengikuti Pilkada 2018. Keempat pasangan tersebut adalah pasangan dengan nomor urut satu yaitu M Ridho Ficardo – Bachtiar Basri, nomor urut dua pasangan Herman HN – Sutono, nomor tiga pasangan Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim, dan nomor urut empat pasangan Mustafa – Ahmad Jajuli.

Selain kerusakan  hutan, Hendrawan juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi pesisir pantai di sepanjang Lampung yang kotor dan adanya proyek reklamasi di pesisir pantai Pesawaran yang bisa mengancam kondisi lingkungan di sekitarnya.

Menurutnya Walhi Lampung telah minta aparat penegak hukum dan dinas terkait untuk memproses para pelaku reklamasi pantai di Desa Sidodadi dan Desa Gebang, Telukpandan, Kabupaten Pesawaran yang dianggap ilegal.

“Tapi, baru-baru ini pemerintah setempat dan pemerintah daerah provinsi justru memberikan izin proyek reklamasi di pesisir Pesawaran,” ujarnya.

Hendrawan menghimbau masyarakat Lampung untuk memilih pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup. I menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam Lampung harus menjadi fokus utama dalam setiap rencana pembangunan yang akan dibuat oleh Gubernur nanti terpilih.

“Semua pembangunan seharusnya berwawasan lingkungan sehingga tidak akan terjadi kerusakan hutan yang bisa memicu pemanasan global maupun bencana alam,” katanya. (*)

 

Editor: Fairuz Husaini

 

 

 

Tinggalkan Komentar